What if everything was as if?
Bagaimana jika semuanya hanya seolah-olah? Bagaimana jika semuanya simulasi? Bagaimana jika semua terjadi sesuai rencana? Bagaimana jika semua yang kamu tahu tentang perubahan iklim salah? Bagaimana jika semuanya dibuat oleh Apple atau Microsoft? Bagaimana kalau semua yang kamu tahu tentang diet dan hidup sehat ternyata cuma propaganda? Bagaimana jika semua yang kamu sentuh menjadi emas? Bagaimana jika semua yang kamu percaya adalah tipuan? Bagaimana jika semuanya punya tombol “undo”? Bagaimana jika semua yang kamu lakukan ada di Wikileaks? Bagaimana jika semuanya punya “tanda air”? Bagaimana jika semuanya gratis? Bagaimana kalau semuanya salah sekaligus benar? Bagaimana jika semuanya berbeda? Bagaimana jika semuanya baik-baik saja? Bagaimana jika semuanya semu dan kamu lah satu-satunya yang nyata? Bagaimana jika semuanya adalah prioritas utama? Bagaimana jika semua penulis tidak punya nama? Bagaimana jika semuanya bukan apa-apa? What if everything was as if?
Silahkan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, membuat pertanyaan-pertanyaan baru atau merespon pertanyaan dari peserta lainnya. Pada babak terakhir proyek Anonymous Writers Club ini, kami mengajak anda untuk memahami proses editorial yang dikembangkan selama ini.
Ya, proses ini adalah soal mencari kesamaan, perbedaan di antara pengguna dalam merespon, mengembangkan, dan membangun melalui teks-teks yang sudah ada. Selama ini tampaknya tema mendasar dalam kehidupan masih menjadi pilihan sebagian besar dari kita. Tema-tema apa saja itu? Selamat bertanya!
What if everything was as if?
What if everything was as if? What if everything was a simulation? What if everything goes right? What if everything you know about projected climate change was wrong? What if everything was made either by Apple or Microsoft? What if everything that we are taught about carbs is actually propaganda? What if everything you touched turned to gold? What if everything you believed was a lie? What if everything had an “Undo” button? What if everything you did was on Wikileaks? What if everything was watermarked? What if everything was free? What if everything is both true and false? What if everything was different? What if everything is ok? What if everything is fake and you are the only thing that is real? What if everything is a top priority? What if every writer was anonymous? What if everything was nothing? What if everything was as if?
Tatacara Putaran Kedua
Anonymous Writers Club dibagi menjadi beberapa putaran. Putaran terakhir ini berlangsung dari 4 April 2011 sampai 4 Juli 2011. Dalam putaran keempat ini kami mengundang anda semua untuk berpartisipasi dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, membuat pertanyaan baru, atau menjawab pertanyaan dari peserta lainnya, dengan menggunakan tema-tema dasar kehidupan. Kemungkinan bentuk partisipasi yang bisa kami bayangkan saat ini adalah sebagai berikut:
1. Peserta dapat merespon paragraf awal dengan menuliskan teks, mentautkan link, memasukkan foto, video, yang dianggap sebagai respon yang relevan.
2. Peserta dapat merespon paragraf awal dengan mengutip buku, web, status facebook, twitter, tumblr dan sumber-sumber lainnya (dengan reblog, retweet, restatus, reposting).
3. Peserta dapat merespon paragraf awal dengan melakukan perubahan struktur bahasa (menambahkan, menghapus, mengedit, mengulangi dsb), mengkritisi sambil memodifikasi gagasan, dan kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa dilakukan terhadap suatu ajuan gagasan.
4. Tidak ada batasan soal bahasa yang dipakai, juga jumlah kata yang terdapat dalam tiap kontribusi para peserta.
5. Tiap peserta mempunyai kesempatan yang sama untuk melakukan respon atas gagasan yang diajukan di putaran kedua ini, juga atas respon yang disampaikan peserta lain.
Anonymous Writers Club merupakan sebuah undangan terbuka bagi mereka yang tertarik untuk memproduksi dan membuat karya naratif berdasar logika terbuka dengan menggunakan teks maupun imej yang sudah ada. Selain merupakan upaya segera untuk mempersoalkan konsep hak cipta, kegiatan ini juga berusaha untuk mencari kemungkinan-kemungkinan baru yang dihasilkan dari mendorong batas-batas antara apa yang dinamakan kerja individual dan kolektif. Meluasnya budaya partisipasi di level produksi kebudayaan, yang diperantarai oleh perkembangan teknologi komunikasi, juga berfungsi sebagai salah satu hal yang mendorong kelahiran proyek ini. Di tiap akhir putaran, sebuah koleksi karya-karya anonim akan kami publikasikan dalam bentuk online dan cetakan.
Klik SUBMIT di bagian bagian bawah (footer) website ini untuk berpartisipasi menulis ceritamu. Untuk partisipasi selain dalam bentuk teks, klik Submit a Text Post, lalu akan muncul pilihan-pilihan posting dalam bentuk lain, seperti PHOTO, LINK, QUOTE, VIDEO.
(English Version)
Rules and regulation:
Anonymous Writers Club comprises five rounds. The last round of this project starts today on April 4th, 2011 and will end on July 4th, 2011. In the current round, we invite you to answer the questions given by participants or come up with your own. The preferable questions would be those that are essential in nature. Participation may take (and not limited to) the following manners:
1. Responding here refers to text writing, attaching particular links, inserting photo and video regarded as relevant responses.
2. A response can also be given by quoting book, web, facebook status, twitter, tumblr, and other sources (by doing reblog, restatus, retweet, reposting).
3. One can alter one’s thought by changing its language structure (adding, erasing, editing, reiterating and so forth), hence changing the meaning of it, or demonstrating disapproval in ideas posted by other people, and any possible acts one could do to an idea.
4. There is no limitation as to the language usage and which sentence or thought that can be responded to. Likewise, there is no restriction to the number of words used in the participation’s postings.
5. Each participant has equal opportunities to make a response to the idea posed in the second round of this project, as well as to any responses expressed by the other participants.
Anonymous Writers Club is an open invitation to produce and make narrative works which based on open logic by appropriating the existing texts and images. The reasoning behind this project is twofold. Firstly, it is an immediate attempt to problematize the long established copyright concept. Secondly, this activity also attempts to seek new possibilities resulted from pushing the boundaries of individual and collective works. The broadening participatory culture at the cultural production level, mediated by the development of communication technology, also serves as the background of the activity. In the final part of this activity, a number of anonymous works will be produced and published both in the online and printed forms.
Anonymous Writers Club is a part of Media and Technology Convergence in Indonesia : A Cultural Perspective, a two-years experimental research project of KUNCI Cultural Studies Center (Yogyakarta), with the support from the Ford Foundation.
-
mangalcun liked this
-
omboon reblogged this from anonymouswritersclub
-
anonymouswritersclub posted this

